Puisi Untuk Suamiku

Duhai suamiku,

Engkaulah orang yang selalu ada disisiku dalam suka dan duka

Engkaulah tempatku bersandar dan berkeluh kesah

Engkau pula tempatku melampiaskan kemarahan

Atas ketidak pekaanmu terhadapku

Atas segala harapan yang tidak tercapai

Atas kemarahanmu atas diriku

Duhai suamiku,

Andai engkau tahu betapa aku menyayangmu

Betapa aku selalu mengharap kasih sayangmu

Betapa aku tak mengharapkan hartamu

Sungguh aku bahagia bersamamu

Kasihmu cukup bagiku

Untuk menghadang kerasnya terpaan angin dan ombak

Duhai suamiku,

Aku hanyalah wanita biasa

Penuh kekurangan dan kesalahan

Maafkanlah aku….

Saat aku tak mampu memahamimu

Saat aku tak bisa menerima kerasnya hatimu

Saat aku tak mampu memeluk hatimu

Saat aku tak bisa menjadi seperti harapanmu

Duhai suamiku,

Sesungguhnya aku mencoba

Memahamimu sepenuh hati

Menerimamu setulus hati

Menyayangimu tanpa harap

Menjadi yang terbaik bagimu

Menjadi lautan penyejuk hatimu

Duhai suamiku,

Sungguh aku menyayangmu

Sungguh aku tulus bersamamu

Sungguh aku berharap kita kan selalu bersama

Hingga akhir nanti…

Hanya satu doaku

Semoga kita kan selalu bersama selamanya

14 thoughts on “Puisi Untuk Suamiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s