Kita Bersaudara! Tidakkah Kamu Menyadarinya?

Tulisan ini saya khususkan untuk sesama muslim di DUNIA dan khususnya Indonesia,Malaysia dan Asia yang memahami bahasa yang saya tulis.

Assalamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh…

Wahai saudaraku, apa arti saudara bagimu?
Mungkin jawaban yang akan diberikan kurang lebih seperti ini :

“Saudara adalah bagian dari keluarga, yang saling melindungi, saling berbagi, saling memahami, saling memaafkan,saling mencintai,dan saling mendukung agar senantiasa rukun,damai dan tentram”

Bagi beberapa orang, saudara bisa berarti lebih dalam… bagi saya saudara adalah penolong dikala susah,pengingat dikala lupa,pembimbing dikala khilaf…. dan saudaraku adalah orang yang sangat saya kagumi dalam hidup.

JIka saudara diartikan begitu berarti, begitu dalam bagi hidup kita. Mengapa terkadang kita berbuat acuh saat saudara kita kesusahan?ditindas?teraniaya?menangis tersedu-sedu karena hak-hak mereka dirampas oleh orang lain? dan terkadang kita tidak mampu mendengar saat mereka berteriak meminta pertolongan?
Apa yang membuat hati kita menjadi batu? telinga menjadi tuli? tangan dan kaki menjadi lumpuh untuk berbuat sesuatu demi saudara kita?
Apakah karena perbedaan derajat? harta? ataukah suku? ras? bangsa? atau yang lainnya; terpaksa diam karena tidak tahu cara menolongnya?

Baca dan pahamilah hadist berikut ini wahai daudaraku…
“Seorang Muslim itu adalah saudaranya orang Muslim lainnya, janganlah ia menganiaya saudaranya itu, jangan pula menyerahkannya – kepada musuh. Barangsiapa memberikan pertolongan pada hajat saudaranya, maka Allah selalu memberikan pertolongan pada hajat orang itu. Dan barangsiapa melapangkan kepada seseorang Muslim akan satu kesusahannya, maka Allah akan melapangkan untuknya satu kesusahan dari sekian banyak kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi cela seseorang Muslim maka Allah akan menutupi celanya pada hari kiamat.” (Muttafaq ‘alaih)

JIka kurang puas, silahkan browsing untuk dalil2 yang lain…

Ketahuilah saudaraku, begitu banyak saudara kita yang hidup dalam penindasan, penghinaan, penganiayaan, pembantaian, diperkosa, dirampas haknya, dibunuh dengan kejam! Tahukan saudaraku…. ketika kita bergembira bersama keluarga kita, masih banyak saudara kita yang menangis tersedu-sedu menanti ayahnya tidak kunjung pulang? menangis menanti suaminya yang menghilang? Di Afganistan, pakitan, Myanmar (Muslim Rohingnya), Somalia, dan masih banyak lagi.
Adakah sedikit persaan pilu saat mendengar saudara kita di tembaki dengan peluru oleh orang-orang yang zalim? tidakkah ada terlintas dipikiran untuk menolong mereka?

Saya yakin, pasti pernah terlintas untuk menolong mereka. Namun perasaan itu terkubur oleh kesibukan yang dimiliki masing-masing. Sibuk memikirkan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga,menyekolahkan anak,mencari kerja,dll.

Saya tidak menyalahkan siapapun atas keadaan ini, karena saya pernah berada diposisi seperti itu (hanya mampu merenung, dan mengasihani tanpa mampu berbuat sesuatu).
Tapi ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan keperdulian kita, bahwa kita tidak tinggal diam atas penderitaan mereka. Contohnya : berikan dukungan dan suara Anda pada tulisan2 yang mengecam penindasan terhadap kaum muslim di seluruh dunia melalui internet,web, facebook,dll. Atau iku aksi solidaritas yang dilakukan oleh ormas-ormas Islam, dan yang terakhir adalah mendoakan mereka.

Semoga kita dapat menjaga persaudaraan kita sesama muslim, tidak pandang ras,suku,tidak pandang kebangsaan(kewarganegaraan), kita semua sesama muslim bersaudara.
Insyaallah atas doa dan usaha kita, pertolongan Allah akan segera datang untuk kebangkitan Islam. AMin.
Mari tumbuhkan semangat berjuang untuk meraih rahmatan lil alamin!

Wassalamualaikum warahmatullah…